Titik Koma
Penulis: Hasfhi
Senikmat kopi di pagi hari,
kuseduh sendiri.
Apakah rindu harus berdua?
Bagaimana dengan rindu tak bertuan?
Hanya menikmati dengan sesosok bayangan
tanpa kepastian.
Haluan sunyi menelusuri sepanjang jalan tak bertepi,
entah sampai kapan aku harus begini?
Melampaui langkah sendiri,
melawan sepi.
Hidup memang penuh pilihan.
Titik koma bukan batasan sebuah perjuangan,
hanya saja kita harus penuh kesadaran,
akan terus bertahan atau harus rela ditinggalkan,
meski tanpa sebuah alasan.
Abadikan Bait Puisi Anda
Apakah Anda memiliki kumpulan sajak dan puisi indah? Kumpulkan karya terbaik Anda dan terbitkan menjadi buku ber-ISBN/QRCBN bersama Media Tulisan Manusia.
Mulai Langkahmu